
Tanpa pesan moral, episode ini hanyalah berisi umpatan
Jul 12, 2021
1 min

Sebuah pesan untuk sahabat yang level ketololan bucinnya sampai ke ubun-ubun, yang sering bercerita tentang rasa sakit hatinya namun tetap kembali ke orang yang sama.
Jul 7, 2021
2 min

Sebuah obrolan pendek tengah malam yang mencoba menggunakan aksen video jaman dulu. Ini adalah bentuk dari keresahan kami dari banyaknya film dan podcast yang terkesan seragam karena semuanya menggunakan lo gue. Sedikit terdengar kolot, tapi hanya mencoba menyajikan yang terbaik.
Jul 2, 2021
45 sec

Maaf jika kepergianku menambah rasa bersalahmu.
Aku hanya tak mau menjadi seekor ikan yang hidup dalam akuarium, seolah bahagia tapi tak mampu memutuskan apa-apa.
May 25, 2021
2 min

Sri, Kamu tau apa yang terburuk dari lebaran?
Kantong kosong dan rokok yang tidak lagi cukup,untuk di sebut sebagai satu linting.
Ncen asu sri...
Jangankan membelikanmu baju baru
Baju yang kemarin saja masih cukup membuatku bahagia.
Sri, tahun ini Sebetulnya aku ingin mempersuntingmu, tapi apa orang tuamu siap punya menantu yang bahkan tak sanggup untuk beli baju baru.
Nasibmu sri, yang telah memilihku
Yang meski baik hati tapi tak bergaji
Bagaimanapun kondisiku, salam hangat untuk orang tuamu. Sampaikan kepada bapak ibu, tahun ini aku tak dapat makan nastar di ruang tamumu.
Namun tetap saja sri, dari hati yang terdalam selamat hari raya idul fitri
Minal adzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin
Dari joko yg selalu kau kasihi
May 12, 2021
1 min

Rumi, Matsnavi VI: 1638 – 1643 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson. Juga diterjemahkan Camille dan Kabir Helminski, dalam Rumi: Jewels of Remembrance, Threshold Books, 1996, sumber berbahasa Persia diterjemahkan oleh Yahya Monastra.
May 8, 2021
1 min

Ketika kau tersadar, hingga menemukan diriku
dan berencana untuk kembali. Ke tempat yang pernah engkau lukai, Tempat yang sudah engkau gantikan,
Tempat yang dulunya cerah ceria,
Tempat yang pernah kau hiasi kata-kata indah. Nanti, Ketika hari itu datang,
Aku sudah tak berada di situ lagi.
May 2, 2021
43 sec

Jangan selalu tampil apa adanya. Coba belajar dari iklan mie instan yang selalu mencoba memberikan kesan. Yang kita pikir tidak apa adanya, justru mungkin bentuk penghargaan terbaik kita kepada orang lain atas apa yang sudah mereka lakukan.
Dec 12, 2020
9 min

Satu persen perasaan laki-laki itu terkadang bisa mengalahkan sembilan puluh sembilan persen perasaan perempuan.
Nov 27, 2020
54 min

Dua orang mas-mas biasa yang berbicara perihal cinta. Nikmati saja tanpa harus tau milik siapa.
Nov 18, 2020
24 min
