Teras Hijrah
Teras Hijrah
Tri Sulasiana Baiduri
UMMU AIMAN R.A Ibu Asuh Rasulullah S.A.W Yang Pemberani
7 minutes Posted Oct 30, 2020 at 2:18 am.
0:00
7:44
Download MP3
Show notes
Muhammad kecil tumbuh dalam dekapan kasih sayang wanita mulia: Ummu Aiman. Beliau memperlakukan Muhammad seperti anak mereka sendiri. Ketika Muhammad menikah dengan Khadijah, beliau memerdekakan Ummu Aiman (yang saat itu, statusnya adalah budak bagi Abdullah).
Setelah menjadi wanita merdeka, ia menikah dengan Ubaid bin Harits Al-Khazraji, kemudian dikaruniai anak bernama Aiman. Aiman sendiri nantinya menjadi sahabat Nabi saw. yang ikut dalam peristiwa hijrah dan berbagai medan jihad, hingga dia gugur sebagai syahid di Perang Hunain.
Saatnya Kebahagiaan Tiba
Ummu Aiman termasuk orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Sejak ia mendengar Muhammad membawa ajaran Islam, ia tidak menunda waktu lagi untuk mengikutinya. Hanya saja langkah baiknya tidak diikuti suaminya yang tidak mau masuk Islam. Akhirnya keduanya berpisah. Dalam dekapan Islam, Ummu Aiman menemukan kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan keindahan dunia yang hanya sementara.
Setelah berpisah dengan Ubaid (suaminya) yang tidak mau masuk Islam, Allah memberinya suami dari kalangan orang Islam yang akan membimbingnya menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Saat itu Khadijah memiliki seorang budak laki-laki bernama Zaid bin Haritsah, pemberian dari keponakannya, Hakim bin Hizam.
Kisah Inspiratif 
Ummu Aiman ra., Ibu Asuh Rasulullah ﷺ yang Pemberani
 30 Oktober 2020 cinta nabi, kisah rasulullah
MuslimahNews.com, KISAH INSPIRATIF – Muhammad kecil tumbuh dalam dekapan kasih sayang wanita mulia: Ummu Aiman. Beliau memperlakukan Muhammad seperti anak mereka sendiri. Ketika Muhammad menikah dengan Khadijah, beliau memerdekakan Ummu Aiman (yang saat itu, statusnya adalah budak bagi Abdullah).
Setelah menjadi wanita merdeka, ia menikah dengan Ubaid bin Harits Al-Khazraji, kemudian dikaruniai anak bernama Aiman. Aiman sendiri nantinya menjadi sahabat Nabi saw. yang ikut dalam peristiwa hijrah dan berbagai medan jihad, hingga dia gugur sebagai syahid di Perang Hunain.
Saatnya Kebahagiaan Tiba
Ummu Aiman termasuk orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Sejak ia mendengar Muhammad membawa ajaran Islam, ia tidak menunda waktu lagi untuk mengikutinya. Hanya saja langkah baiknya tidak diikuti suaminya yang tidak mau masuk Islam. Akhirnya keduanya berpisah. Dalam dekapan Islam, Ummu Aiman menemukan kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan keindahan dunia yang hanya sementara.
Setelah berpisah dengan Ubaid (suaminya) yang tidak mau masuk Islam, Allah memberinya suami dari kalangan orang Islam yang akan membimbingnya menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Saat itu Khadijah memiliki seorang budak laki-laki bernama Zaid bin Haritsah, pemberian dari keponakannya, Hakim bin Hizam.
Baca juga:  Ust. Labib: Mengaku Cinta tapi Tidak Ikut Syariat-Nya? Dusta!
Setelah menikah dengan Rasulullah ﷺ, beliau memintanya dari Khadijah. Khadijah memberikannya. Sejak saat itu Zaid menjadi milik Rasulullah. Setelah itu beliau memerdekakannya lalu Zaid menikah dengan Ummu Aiman.
Mereka dikarunai anak bernama Usamah bin Zaid. Zaid dan Usamah sangat disayangi Rasulullah. Para sahabat biasa menyebut Usamah sebagai “Kesayangan putra kesayangan”. Semua anggota keluarga ini memang punya tempat tersendiri di hati Rasulullah.