Show notes
Setelah 10 tahun memimpin Nusa Tenggara Barat sebagai Gubernur dan menjalankan misi kemanusiaan di berbagai belahan dunia, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi memilih kembali ke pesantren.
Di Pesantren Abu Barokah Wanafaat, pagi harinya kini ditemani suara santri mengaji. Bukan lagi tentang jabatan dan pengawalan, melainkan tentang khidmah, merawat ilmu, kepercayaan, dan rasa aman para santri.
Dalam perbincangan ini, Tuan Guru Bajang bercerita tentang masa kecil, toleransi yang ia pelajari dari keluarganya, perjalanan menjadi tempat banyak orang berharap, hingga satu keinginan sederhana: jika kelak dikenang, cukup sebagai Tuan Guru Bajang.


