Show notes
Kewajiban pencampuran BBM dengan 10 persen etanol disebut akan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil dan mendorong pemanfaatan energi terbarukan. Namun sejumlah kalangan menilai, implementasinya tidak bisa tergesa-gesa. Tantangan muncul mulai dari kesiapan infrastruktur, pasokan etanol dalam negeri, hingga dampaknya terhadap harga BBM dan mesin kendaraan.
Pemerintah berjanji akan memastikan kesiapan semua sektor sebelum kebijakan ini berjalan penuh. Namun, pertanyaan publik tetap menggantung—apakah E10 akan menjadi solusi ramah lingkungan, atau justru menambah masalah baru?
Talk:
- Mantan Anggota Komisi 7 DPR RI, Kurtubi
-Pengamat Ekonomi dan Energi, Salamudin Daeng

