Show notes
Media sosial ini memiliki banyak fungsi, bisa digunakan untuk berinteraksi dengan orang banyak, menyalurkan kreativitas, maupun promosi (bisnis, edukasi).
Kebanyakan dokter juga pasti memiliki media sosial. Dokter dipandang sebagai figur publik. Maka dari itu, dokter butuh memilah hal yang bersifat pribadi dan juga untuk disebarluaskan ke publik agar tidak melunturkan kepercayaan masyarakat terhadap dokter itu sendiri.
Etika dokter secara umum sudah lama dirumuskan oleh komisi etik IDI. Namun, akibat dari kejadian belakangan ini, akhirnya IDI mengeluarkan fatwa etik dokter dalam bermedia sosial.



