
Indonesia saat ini sedang mengalami 2 pandemi, Pandemi Covid-19 dan Pandemi Naturalisasi. Iyes? dua pandemi yang memaksa kita harus hidup dengan "cara-cara baru". Untuk Covid-19 cara-cara baru sudah disosialisasi oleh pemerintah, sementara untuk Pandemi Naturalisasi saat ini banyak membuat penggemar sepakbola kita panas dingin. Memang, mengacu pada pengalaman sebelumnya nama-nama seperti Jhonny van Beukering dan Tonnie Cusell membuat kita kapok akan Naturalisasi.
Jika dilihat dari sisi positif, terkadang motivasi itu muncul ketika ada ancaman. Layaknya Pandemi Covid-19 yang memaksa kita hidup dengan pola baru, Pandemi Naturalisasi juga menuntut para pemain untuk berkompetisi lebih ketat.
Jika selama ini Naturalisasi hanya digunakan oleh PSSI untuk mendongkrak prestasi semata, kini saatnya semua harus dijalankan seiring. Naturalisasi harus benar dibuktikan dengan statistik performa para pemain yang lengkap. Jika Shin Tae-Yong sempat mengutarakan pemain naturalisasi keturunan tiap posisi, maka harus ada data pembanding untuk setiap pemain di masing-masing posisi. Jika memang pemain Naturalisasi lebih baik, maka layak dia dipanggil timnas.
Seiring dengan itu, sesuai dengan Revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, maka sudah saatnya pemerintah dan swasta berjalan beriringan untuk memperbaiki pembinaan usia muda. Jika selama ini swasta cukup rumit untuk urusan perijinan, perangkat pertandingan dan lapangan, maka sudah seharusnya PSSI bergandengan tangan mengisi ceruk kosong yang sulit diisi swasta. Pekerjaan Rumah PSSI tidak ringan. Menyikapi Visi Shin Tae-Yong, selain proses Naturalisasi yang harus sesuai dengan FIFA Eligibility Rules pasal 7, juga harus siap-siap dengan hasil Konferensi FIFA Ke-70 tentang proses naturalisasi untuk tim nasional. Hal ini diperlukan agar kasus Ezra Walian saat gagal tampil untuk Kualifikasi Piala Asia U23 2019 lalu tidak terjadi lagi.
#naturalisasi #PialaDuniaU20 #TimnasDay #NewNormal #Pandemi #Covid19 #KebiasaanBaru #pssibisaapa #pssinow #PSSI
Sep 8, 2020
32 min

ANDREA PIRLO & GENERASI EMAS
Hanya Nostalgia atau Sukses
Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, Fabio Capello, Antonio Conte, Rafael Benitez, Roberto di Matteo, Frank Rijkaard hingga Zinedine Zidane adalah figur pelatih sukses yang memulai karier sebagai pemain di posisi gelandang.
Apakah sah bahwa pelatih sukses harus berkarier sebagai gelandang saat masih menjadi pemain? Ternyata tidak harus, beberapa nama bisa menjadi pengecualian. Mulai dari Julen Lopetegui yang dulunya adalah penjaga gawang, Marcello Lippi adalah eks stopper atau Jose Mourinho yang tidak ada rekam jejak sukses saat masih menjadi pemain.
Saat Andrea Pirlo naik menjadi pelatih kepala Juventus, sontak nama lain era emas saat dirinya masih menjadi pemain langsung juga terangkat. Mulai dari Gennaro Gattuso hingga kakak adik Filippo dan Simone Inzaghi.
Ada analisa menarik kenapa latar belakang gelandang punya modal sukses saat melanjutkan karier sebagai pelatih. Seperti apa pembahasannya? Dengerin podcast #PlaymakerIdn di Spotify dan Anchor bareng @johanyanuar dan @benhardsitorus . Komentar membangun ditunggu di komentar postingan ini yaaa.. semoga kita bisa terus memperbaiki kemasan podcast kita tercinta ini.
#pelatih #manager #allenatore #serieaitalia #LaLiga #Bundesliga
Aug 18, 2020
33 min

BALLON D'OR BUKAN AKHIR DUNIA
Selalu ada yang pertama di dunia ini. Termasuk penyelenggaraan Ballon d'Or yang untuk pertama kalinya batal sejak awal diadakan pada 1956. Perjuangan dunia akan pandemi virus Covid-19 salah satunya diwarnai dengan keputusan banyak liga di dunia untuk berani melanjutkan kompetisi dengan segala protokol kesehatan yang banyak merugikan secara finansial.
Toh, nyatanya tetap bergulir dan satu per satu selesai. Meski Eredivisie dan Ligue 1 menyatakan selesai cepat, tapi tidak bagi banyak liga. Termasuk juga keputusan FIFA untuk tetap mengadakan Piala Dunia AntarKlub di Abu Dhabi pada Desember 2020 mendatang.
Tapi menjadi kontradiktif karena disisi lain FIFA juga kompak bersama French Football untuk membatalkan penghargaan pemain terbaik dunia untuk pertama kalinya di tahun ini dengan alasan sama, yaitu pandemi Covid-19. Indikasinya sudah terlihat ketika FIFA sebelumnya sudah memundurkan Piala Dunia Wanita U20 dan U17 ke Februari 2021 dan Piala Dunia Futsal ke 2021.
Banyak pemain kecewa karena mereka merasa layak diapresiasi secara individu setelah memberikan kontribusi pada klub.
Memang ada keganjilan karena beberapa variabel seperti Piala Eropa dan Copa America diundur ke 2021 plus regulasi kompetisi baru di level Liga Champion, tidak diperbolehkannya suporter hingga pergantian jadi 5 pemain. Toh, itukan penyesuaian yang dilakukan sebagai bentuk perjuangan dunia bahwa kita tidak boleh tunduk pada pandemi ini.
keputusan sudah diambil, beruntung Sepatu Emas tetap diberikan. Ini momen yang pas karena muncul figur baru selain Duopoli, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, pemain itu adalah Ciro Immobile. Di usia 30 tahun, ia menjadi peraih Golden Shoe Award oleh European Sports Media sebagai apresiasi atas produktifitasnya melewati Messi bahkan CR7 dengan 36 gol. Angka itu juga melewati produktifitas Robert Lewandowski yang "cuma" mencetak 34 gol. So, Ballon d'Or jelas bukanlah akhir dunia.
#Duopoli #ballondor #goldenshoe #ESM #calcio #Bundesliga #SerieA #serieaitalia #uefa #fifa
Aug 4, 2020
33 min

SENSASI 66 TAHUN UEFA
Di usianya yang Ke-66 tahun, UEFA banyak dicibir tapi banyak juga yang bersandar di kakinya. Diakui Deloitte Football Money, UEFA adalah anak FIFA yang paling subur dari 6 konfederasi lainnnya. Tidak usah dihitung berapa angka profitnya, tapi lihat saja dari terobosan yang mereka lakukan.
Mulai dari Piala Champion yang diubah menjadi Liga Champion, UEFA Nations League, hingga penyelenggaraan multi country dari dua menjadi 12 negara!
Sebesar apapun unit usaha, semakin tinggi dan kokoh semakin banyak kontroversi yang mengiringinya. Tidak heran jika UEFA banyak mendapat cibiran, mulai dari legenda, pelatih, hingga sekelas komentator yang menilai ada konspirasi di setiap keputusannya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah lolosnya Manchester City dari vonis larangan bermain di Liga Champion setelah melakukan banding di Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). Dari Gary Neville, Jamie Carragher hingga Juergen Klopp kompak menyuarakan kekecewaannya. Tapi sadarkah bahwa ketika mereka kerap mendapat keuntungan dari setiap keputusan badan sepakbola tertinggi di Benua Biru itu?
UEFA juga mendapat kritik ketika tidak mengubah nama EURO 2020 menjadi 2021 hanya karena gongnya digeser setahun pasca pandemi #Covid19. Cibiran itu mereda karena UEFA membuktikan bahwa keputusan mereka tepat, tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. Sudah saatnya PSSI mengadopsi pemikiran-pemikiran UEFA mengingat potensi pasar Indonesia yang demikian besar.
#TheMagicOfEuro #UEFA #uefachampionsleague #uefaeuro #uefaeuropaleague #UCL #uel
Jul 21, 2020
27 min

Kemunculan spanduk "White Lives Matter Burnley" pada laga pekan ke-30 Premier League antara Manchester City kontra Burnley menjadi pertanda bahwa rasisme masih sulit hilang di tanah Inggris. Ironis, gelombang protes tentang rasisme memang menjadi kontradiktif di Inggris yang di abad Ke-17 dikenal sebagai negara kolonial.
Jun 26, 2020
28 min

Kita tidak boleh lengah gengsi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Ini adalah keikutsertaan kita yang seutuhnya di kasta sepakbola tertinggi sebagai negara berdaulat setelah sebelumnya "nyaris" tampil sebagai Hindia Belanda.
Gong keseriusan sebagai tuan rumah digetarkan FIFA pada awal Juni 2020 kepada PSSI melalui dua wakilnya, Christian Schmolzer, Men's Tournament Manager FIFA, dan Roberto Grassi, Head of Youth Tournament FIFA. Mereka meminta laporan 2 bulanan terhitung mundur 16 bulan sebelum turnamen. Komponen pelaporan sangat banyak, mulai dari manajemen proyek, komunikasi dan hubungan media, keuangan dan administrasi, pemasaran dan sponsor, perjalanan transportasi dan logistik, keselamatan dan keamanan serta pagelaran kompetisi wasit dan media hak siar. Sukses tuan rumah juga harus diiringi dengan sukses keikutsertaan, untuk hal ini PSSI tidak main-main dengan mematok target semifinalis! Itu artinya, nanti
Ketum PSSI baru, Moch Iriawan, saat mencalonkan diri untuk periode 2019-2023 sempat melontarkan prinsip menghentikan program Naturalisasi. 8 bulan berjalan, ketum yang akrab disapa Iwan Bule itu tidak lagi alergi Naturalisasi!
Perubahan sikap ini membuka pintu bagi banyaknya pemain keturunan yang saat ini bermukim di Eropa. So, akankah target itu bisa dipenuhi sementara Shin Tae Yong masih menggelar latihan virtual? Apakah kita mengulang catatan buruk Naturalisasi sebelumnya?
Jun 19, 2020
50 min

OVERTAKING ALA INGGRIS.. didekati Liverpool cukup lama, tapi akhirnya Timo Werner merapat ke Chelsea. Seperti cerita di lintas balapan, kesigapan dan gerak cepat diatas segalanya. Overtaking dilakukan seolah Inggris sudah lupa gaya aristokrat khas kerajaan. Percayakah jika Coutinho, James Rodriguez, Manuel Neuer, Alexis Sanchez hingga Harry Kane akan berganti jersey? Lalu siapa saja Big Four yang akan mewakili Inggris di Liga Champion musim depan? Apakah nama besar sekelas Man United, Arsenal dan Tottenham Hotspur akan absen?
Jun 12, 2020
38 min

17 Juni 2020 menjadi waktu yang ditetapkan oleh FA untuk melanjutkan Premier League. Bendera start sudah dikibarkan di tengah masih besarnya ancaman pandemi #Covid19.
9 matchday tersisa akan dilangsungkan hanya dalam 6 pekan, hal ini karena Liga Inggris diharapkan berakhir 25-26 Juli dan Final Piala FA berlangsung pada 1 Agustus.
Rapid tes gelombang 4 mendadak tanpa ada kasus reaktif Corona, padahal 3 gelombang sebelumnya masih ada penambahan jumlah kasus hingga 12 orang.
Ini yang membuat N'Golo Kante, Troy Deeney dan Danny Rose yang diperkuat oleh agen mereka untuk menolak berlatih hingga klub masing-masing menyatakan bahwa keputusan para pemainnya bisa dimaklumkan. Baru kali ini klub tunduk pada sikap pemain.
Belum kelar urusan dengan pemain, standar kompetisi juga mewajibkan jeda antar pertandingan suatu tim wajib lebih dari 48 jam, plus kepentingan bisnis lain macam sponsor, pemegang hak siar hingga otoritas keamanan.
Jadwal padat sudah menanti, kini ditambah merebaknya dukungan pada kasus anti-rasialisme terkait kematian George Floyd. Bundesliga yang sudah merasakan tekanan dunia ketika beberapa pemain menunjukkan solidaritasnya. Kemudian tentu yang menarik adalah jika juara, bagaimana Liverpool merayakannya?
Menarik melihat bagaimana Premier League akan bergulir kembali pada 17 Juni 2020 nanti.
Jun 5, 2020
26 min

Di tengah pro dan kontra bergulirnya kompetisi di seluruh dunia, Liga Vietnam menggebrak dengan "Back to Normal". Ini adalah sikap anti mainstream sangat mengejutkan. Dunia sedang berperang pada pandemi #Covid19, sementara Vietnam sudah kembali ke normal seperti tidak pernah ada pandemi ini sama sekali. Pertandingan kembali digelar, stadion dibuka, tiket dijual dan disiarkan langsung.
Inilah yang terjadi saat laga Kualifikasi Piala Vietnam 2020 antara Nam Dinh kontra Hoang Anh Gia Lai, Sabtu (23/5). Tiket 10 ribu ludes dan penonton bebas bergerak tanpa mengikuti protokol kesehatan WHO. Mereka tanpa masker dan pemain melakukan selebrasi tanpa memperhatikan social distancing.
Masa darurat Corona memang sudah dibuka disana per akhir April dengan data 327 kasus, 272 sembuh dan tanpa korban meninggal! Data menjadi bukti bahwa warganya patuh pada anjuran pemerintah meski mereka adalah negara tetangga China. Tapi benarkah itu?
Sementara Inggris dan Italia sudah mencanangkan pertengahan Juni, meski pada beberapa pemain menolak bermain hingga akhir musim ini. Liga Indonesia juga mengarah pada batalnya kompetisi musim ini menyusul mayoritas klub meminta liga dihentikan, lalu apa solusi dari federasi dan operator liga?
May 29, 2020
38 min

Jika melihat kembali berjalannya liga-liga yang sempat terhenti karena meningkatnya pandemi #Covid19, sepertinya ada harapan. Detak jantung sepakbola kembali berdenyut, geliat para pemain semakin terasa di lini masa (timeline) media sosial.
Tapi apakah sudah benar-benar pulih? Apakah sudah benar-benar bisa dimainkan lagi liga-liga ini? Pertanyaaan penuh kekhawatiran menjadi kewaspadaan yang dilontarkan para petinggi dunia. Beberapa yang cukup vokal adalah Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dan Sekjen PBB, Antonio Guterres, hingga Menpora Zainudin Amali. SEPAK BOLA SEMAKIN DEKAAT..! Dekat kemana? Bergulir lagi atau kolaps? Bagaimana jika batal? Siapa yang akan diuntungkan dan siapa yang akan dirugikan?
May 22, 2020
58 min
Load more
