Show notes
Waktu itu Awid kebagian jatah shift sore hingga malam. Tugasnya malam ini adalah memantau truk-truk tebu yang akan masuk loading kedalam pabrik gula. Dia bertugas sendirian dari sore hingga malam. Menjelang pukul sebelas, lamunan dan rasa kantuknya dikejutkan oleh sayup-sayup suara langkah kaki tentara yang berbaris. Makin lama makin terdengar nyaring. Dia mencoba mencari sumber suara, namun disekitarnya hanya ada truk-truk tua yang parkir, Awid penasaran dan sedikit ketakutan. Apalagi beberapa waktu sebelumnya dia sempat berkenalan dengan salah satu makhluk penunggu di gudang pabrik itu...

