Kencan Dengan Tuhan
Kencan Dengan Tuhan
Danang Kurniawan
Edisi Hari Minggu, 16 Agustus 2026 - Selalu dekat kepadaNya
5 minutes Posted Aug 15, 2026 at 11:47 pm.
-29)Renungan: Suatu ketika, di tahun 1968 ada seseorang yang sedang dalam perjalanan dengan pesawat terbang menuju New York. Saat pesawat bersiap untuk mendarat, pilotnya menyadari bahwa roda tidak bisa diturunkan. Penumpang akhirnya diberitahu untuk menundukkan kepala dan menempatkannya di antara kedua kaki mereka sambil memegang pergelangan kaki untuk mengurangi dampak kecelakaan. Kemudian, hanya beberapa menit sebelum mendarat, pilot membuat pengumuman melalui pengeras suara: "Kita akan mulai pendaratan. Pada saat ini, sesuai dengan peraturan penerbangan internasional di Jenewa, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memberitahu bagi Anda yang percaya kepada Tuhan untuk memanjatkan doa." Puji Tuhan Yesus bahwa pendaratan dapat dilakukan dengan baik. Tidak ada yang terluka, walau ada kerusakan besar pada pesawat, dan maskapai penerbangan akan mengingat hal itu dalam waktu yang lama. Luar biasa. Satu-satunya yang memunculkan aturan "rahasia" penerbangan tadi adalah Krisis. Ketika menghadapi masalah dan jalan buntu, maka saat itulah masyarakat kita membuat sebuah pengakuan untuk Tuhan -"Jika Anda percaya... maka Anda harus berdoa." Inilah yang terjadi dalam kehidupan, ketika kita menghadapi krisis baru kita ingat bahwa dengan iman percaya kepada Tuhan dan sebuah doa sederhana, pertolongan Tuhan mungkin datang. Penderitaan mengingatkan kita pada Tuhan. Bahwa di atas kondisi kita yang paling buruk sekalipun, ada satu pribadi yang berdaulat yang dapat mengubah situasi dan kondisi tersebut dalam sekejab. Pribadi itu adalah Yesus Kristus. Dan bagi kita yang percaya kepada-Nya... dalam kondisi apapun, tidak perlu menunggu krisis terjadi dalam hidup kita, mari panjatkan doa kita kepada-Nya dengan disertai ucapan syukur. Percayalah bahwa Dia mendengarkan kita, bahkan Dia bersama dengan kita setiap waktu. Jadi jangan menunggu krisis datang, untuk mulai berdoa dan bercakap-cakap dengan Tuhan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Engkaulah andalanku. Dalam situasi apapun hanya Engkaulah yang menjadi sumber kekuatanku. Ajarilah aku selalu memberikan waktuku yang terbaik untuk hidup dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).
0:00
5:25
Download MP3
Show notes
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 16 Agustus 2026Bacaan: "Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya." (Yesaya 40:28-29)Renungan: Suatu ketika, di tahun 1968 ada seseorang yang sedang dalam perjalanan dengan pesawat terbang menuju New York. Saat pesawat bersiap untuk mendarat, pilotnya menyadari bahwa roda tidak bisa diturunkan. Penumpang akhirnya diberitahu untuk menundukkan kepala dan menempatkannya di antara kedua kaki mereka sambil memegang pergelangan kaki untuk mengurangi dampak kecelakaan. Kemudian, hanya beberapa menit sebelum mendarat, pilot membuat pengumuman melalui pengeras suara: "Kita akan mulai pendaratan. Pada saat ini, sesuai dengan peraturan penerbangan internasional di Jenewa, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memberitahu bagi Anda yang percaya kepada Tuhan untuk memanjatkan doa." Puji Tuhan Yesus bahwa pendaratan dapat dilakukan dengan baik. Tidak ada yang terluka, walau ada kerusakan besar pada pesawat, dan maskapai penerbangan akan mengingat hal itu dalam waktu yang lama. Luar biasa. Satu-satunya yang memunculkan aturan "rahasia" penerbangan tadi adalah Krisis. Ketika menghadapi masalah dan jalan buntu, maka saat itulah masyarakat kita membuat sebuah pengakuan untuk Tuhan -"Jika Anda percaya... maka Anda harus berdoa." Inilah yang terjadi dalam kehidupan, ketika kita menghadapi krisis baru kita ingat bahwa dengan iman percaya kepada Tuhan dan sebuah doa sederhana, pertolongan Tuhan mungkin datang. Penderitaan mengingatkan kita pada Tuhan. Bahwa di atas kondisi kita yang paling buruk sekalipun, ada satu pribadi yang berdaulat yang dapat mengubah situasi dan kondisi tersebut dalam sekejab. Pribadi itu adalah Yesus Kristus. Dan bagi kita yang percaya kepada-Nya... dalam kondisi apapun, tidak perlu menunggu krisis terjadi dalam hidup kita, mari panjatkan doa kita kepada-Nya dengan disertai ucapan syukur. Percayalah bahwa Dia mendengarkan kita, bahkan Dia bersama dengan kita setiap waktu. Jadi jangan menunggu krisis datang, untuk mulai berdoa dan bercakap-cakap dengan Tuhan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Engkaulah andalanku. Dalam situasi apapun hanya Engkaulah yang menjadi sumber kekuatanku. Ajarilah aku selalu memberikan waktuku yang terbaik untuk hidup dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).