Kencan Dengan Tuhan Podcast

Kencan Dengan Tuhan

Danang Kurniawan
Renungan harian Katolik dengan merefleksikan ayat Kitab Suci. Renungan ini disusun oleh Bapak Dodi Albertus dan telah lama viral di jagat WA Grup, kini hadir dalam media audio digital. selamat mendengarkan. Untuk kritik dan saran dapat dikirimkan ke email [email protected]
Edisi Hari Kamis, 30 April 2026 - Berharaplah KepadaNya, Dia selalu menyertai
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 30 April 2026Bacaan: "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus." (Yesaya 46:4)Renungan: Suatu kali Ibu Ester berkunjung ke sebuah panti lansia, mengunjungi Oma Hana yang sedang sakit. Oma Hana adalah seorang nenek yang jarang sekali ditengok oleh keluarganya. Ketika Ibu Ester datang, Oma Hana nampak berseri-seri. "Halo, apa kabar, Ester? Aku harap engkau sehat-sehat selalu!" sapa Oma Hana. Ibu Ester terharu dengan sambutan Oma Hana, katanya, "Saya baik-baik saja Oma, bagaimana dengan Oma?" "Ya, aku baik-baik saja, meski rasa sakit di punggungku belum reda. Tapi aku percaya Tuhan masih menyayangi aku dan tidak meninggalkan aku. Kedatanganmu, Ester, bukti Tuhan masih mengingat aku!" kata Oma Hana sambil memegang erat tangan Ibu Ester. Apa pun keadaan kita saat ini, tetaplah yakin bahwa Tuhan tidak pernah melupakan kita. Tuhan kita adalah Tuhan yang setia. Kalaupun kita pernah merasa sendiri, kesepian, itu wajar. Yesaya mengingatkan kita bahwa Tuhan senantiasa mengasihi dan menaungi kita. la menggendong kita dan memelihara kita senantiasa. la memberikan pertolongan tepat pada waktunya. Berharaplah pada Tuhan, la tidak akan pernah mengecewakan kita. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, tolonglah aku, supaya aku senantiasa mewartakan kasih dan kuasa perkataan-Mu kepada orang-orang yang ada di sekitarku, sehingga melalui kehadiranku banyak orang yang merasa dikuatkan. Amin. (Dod).
Apr 29
3 min
Edisi Hari Rabu, 29 April 2026 - Mengasihi Tuhan dan Sesama
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 April 2026Bacaan: "Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8)Renungan: Suatu ketika seorang pria kebetulan sedang berlibur di kampung halaman ketika mendengar berita ini. Seorang wanita, ibu dari dua anak balita, ditemukan mati gantung diri. Kabarnya, ia memang jarang keluar rumah sejak suaminya pergi meninggalkannya tanpa kabar apa pun. Hari itu orang-orang sekampung murung. Pria itu ingat seorang sosiolog pernah mengatakan, jika ada seseorang yang melakukan bunuh diri, bukan hanya orang itu yang melakukan pembunuhan terhadap dirinya, melainkan seluruh kaum keluarga dan masyarakat di sekitarnya, bahkan kita semua turut berkontribusi. Apakah yang terjadi dalam masyarakat kita, sehingga ada orang yang merasa masalahnya begitu memalukan, sehingga dia harus diam-diam menanggungnya seorang diri? Mengapa ia merasa lebih baik mati daripada meminta pertolongan atau perlindungan? Mengapa dia dapat merasa begitu tidak layak untuk hidup? Mari kita memeriksa diri kita masing-masing. Apakah kita sudah mengasihi sesama kita seperti Tuhan mengasihi kita? Apakah kita sudah memberikan pertolongan yang dibutuhkan? Atau kita justru menghakimi orang-orang yang melakukan kesalahan? Apakah kita menunjukkan jalan keluar atau kita menghukum orang yang berdosa? Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, ajarilah aku mengasihi seperti Engkau mengasihi aku, menutupi dosa-dosa ku, menebus dan menganugerahkan pengampunan, sehingga akupun dapat melakukannya kepada sesamaku. Amin. (Dod).
Apr 28
3 min
Edisi Hari Selasa, 28 April 2026 - Melihat kebaikan di segala situasi
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 April 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Di antara barang-barang peninggalan seorang Yahudi yang meninggal di kamp konsentrasi, ditemukan secarik kertas yang bertuliskan doa sebagai berikut, "Tuhan, ketika Engkau datang dalam kemuliaan-Mu, janganlah hanya mengingat orang yang baik, tetapi juga orang-orang jahat. Dan pada hari kiamat, janganlah mengingat hanya tindakan kekejaman, kebiadaban, dan kekerasan yang mereka lakukan, tetapi ingatlah juga buah yang mereka hasilkan di dalam diri kami - hasil dari apa yang mereka lakukan terhadap kami. Ingatlah akan kesabaran, keberanian, kasih persaudaraan, kerendahan hati, kemurahan hati dan roh kesetiaan yang terbangun di dalam jiwa-jiwa kami oleh para algojo itu. Dan kemudian, Tuhan, semoga buah itu digunakan untuk menyelamatkan jiwa orang-orang jahat itu." Tentu tidak sulit untuk memetik pelajaran dari orang-orang baik dan berhati mulia. Namun, apakah yang dapat kita pelajari dari orang-orang jahat? Apakah yang kita hayati dari kesesakan dan penderitaan kita oleh karena perbuatan mereka? Mudah saja kita menjawab, "Tidak ada!" dengan geram. Namun, doa di atas mengingatkan kita: bahkan dari yang jahat sekalipun, kita dapat memperoleh kebaikan bila kita memiliki kasih. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kemurnian hati untuk melihat segala kebaikan, bahkan di dalam diri orang-orang yang telah melukai hatiku dan di dalam setiap masalah yang aku alami di dalam kehidupan ini. Amin. (Dod).
Apr 27
4 min
Edisi Hari Senin, 27 April 2026 - Mengatasi kelemahan dan semakin memperkuat diri
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 April 2026Bacaan: Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna," (2 Korintus 12:9)Renungan: Special Olympics Games adalah olimpiade khusus bagi anak-anak tunagrahita, penyandang keterbelakangan mental. Kegiatan ini dirintis oleh Eunice Kennedy, adik Presiden John F. Kennedy pada tahun 1968, di Maryland. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri pada penyandang tunagrahita. Mereka diajak menemukan bakatnya, mengembangkan diri seoptimal mungkin, dibangun semangatnya agar dapat hidup lebih mandiri. Ternyata mereka mampu mengukir prestasi di tengah keterbatasannya. Mereka menjadi bangga dan bahagia. Seiring bertambahnya usia, diri kita juga makin lemah dan terbatas. Jangan gelisah dan mengasihani diri sendiri! Tapi pupuklah rasa percaya diri dan berusaha memelihara kemampuan yang ada. Mungkin ada potensi yang tidak kita sadari tapi dapat kita kembangkan melalui berbagai kegiatan sederhana. Jangan biarkan diri kita bermuram durja. Usahakan untuk tetap melakukan aktifitas yang kita sukai dan tekunilah. Semangat akan kembali berkobar menyemangati hidup kita dan tidak mustahil kita menjadi lebih kreatif dan ceria. Sungguh, dalam kelemahan kita kasih karunia Tuhan menjadi nyata. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar tidak meratapi keterbatasanku, melainkan selalu berserah pada kehendak-Mu sambil tetap berjuang untuk melakukan apa yang mampu kulakukan. Amin. (Dod).
Apr 26
3 min
Edisi Hari Minggu, 26 April 2026 - Hidup dalam Kebenaran Tuhan
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 26 April 2026Bacaan: Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku." (Mazmur 101:2)Renungan: Semua orang pasti ingin hidup panjang umur. Bagaimana seandainya kita dikaruniai umur panjang, tapi tidak dapat berbuat apa-apa? Masihkah kita mau panjang usia? Banyak orang ingin memiliki usia yang panjang namun mereka tidak memikirkan kualitas hidup yang seperti apa yang akan mereka jalani. Mereka juga belum tentu berusaha memelihara hidup sehat dan berkualitas. Orang cenderung hanya memikirkan ingin panjang usia, sering tidak berpikir bagaimana harus meningkatkan kualitas hidupnya. Kitab Pengkhotbah 8:12 mengatakan, "walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya." Hidup yang berkualitas adalah hidup yang senantiasa berpegang pada Tuhan. Orang yang hidupnya betul-betul percaya akan pemeliharaan Tuhan akan selalu bersyukur. Orang yang tahu bersyukur, itulah yang menikmati kebahagiaan hidup. Tak peduli berapa lama ia akan hidup, yang terutama adalah hidup dijalani dengan iman percaya, berkualitas, disertai rasa syukur kepada Tuhan. Hiduplah dengan tulus dan berkenan kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu. Bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. Amin. (Dod).
Apr 25
3 min
Edisi Hari Sabtu, 25 April 2026 - Percaya dan Melakukan KehendakNya
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 25 April 2026Bacaan: "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan...." (Yohanes 14:12)Renungan: Ada kisah lima bersaudara yang pergi mengunjungi saudara perempuan mereka yang menikah dengan seorang anak raja dan tinggal di seberang danau. Ketika mereka hendak pulang, keluarga raja ini membawakan oleh-oleh dengan pesan, jangan dibuka sebelum tiba di rumah. Barang-barang ini sangat berharga. Empat orang di antara mereka percaya dan menaatinya. Sementara itu seorang tidak percaya jika itu barang berharga. Apalagi hanya dibungkus dengan daun. Di tengah perjalanan ia membuka bungkusan itu, ternyata hanya kunyit. Lalu dicampakkannya kunyit itu sebab di kampung mereka sangat banyak kunyit. Sementara yang lain baru membuka bungkusan itu setibanya mereka di rumah. Betapa terkejutnya mereka sebab ternyata bungkusan itu berisi emas. Percaya kepada Tuhan, berarti percaya dan taat melakukan firman-Nya. Percaya tetapi tidak taat pada kehendak-Nya, itu sama saja berbohong dan merugikan diri sendiri. Kesungguhan kita memercayai Tuhan tercermin dari apa yang kita perbuat. Mari kita memelihara semangat kita untuk terus percaya dan taat kepada Tuhan Yesus, walau kadang jalan hidup ini sukar kita pahami. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, bantulah aku agar tetap taat dan setia kepada-Mu di dalam setiap musim hidupku. Amin. (Dod).
Apr 24
3 min
Edisi Hari Jumat, 24 April 2026 - Bermurah Hati
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 24 April 2026Renungan: "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." (Ayub 12:12)Renungan: Lo Siaw Ging adalah seorang dokter dermawan di Kota Solo, Jawa Tengah. la tak pernah memasang tarif untuk pasien yang berobat. Di usia 81 tahun dokter Lo mengalami gejala stroke dan dirawat di Bangsal Ayodya Rumah Sakit Kasih Ibu. Dalam keadaan sakit, dokter Lo memiliki semangat untuk sembuh. la masih ingin kembali menolong pasien-pasiennya dan juga memberikan resep dan obat gratis kepada yang secara ekonomi tidak mampu. Dokter Lo dengan ikhlas melakukan semua itu karena ia ingat pesan ayahnya, Lo Bian Tjiang, yang menekankan bahwa profesi dokter bukan profesi mencari keuntungan. Dia sosok yang sekalipun tidak pernah menyebut nama Tuhan Yesus, namun mempraktikkan ajaran Tuhan Yesus yaitu bermurah hati. Bermurah hati tidak harus selalu menjadi dokter seperti dokter Lo Siaw Ging. Banyak cara untuk bersikap murah hati, antara lain bersedia memaafkan orang lain, bersikap ramah dan peduli kepada orang-orang di sekitar kita. Bermurah hati bukan paksaan, tetapi dilakukan dengan tulus tanpa pamrih. Mari kita berkomitmen untuk bermurah hati karena Bapa kita adalah murah hati. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, bila kami merenungkan segala perbuatan-Mu, kami sungguh bersyukur atas segala kemurahan-Mu. Jadikan kami orang yang murah hati agar nama-Mu dimuliakan. Amin. (Dod).
Apr 23
3 min
Edisi Hari Kamis, 23 April 2026 - Jangan Takut, Tuhan selalu menyertaimu
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 April 2026Bacaan: "TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" (Mazmur 27:1)Renungan: Takut adalah "penyakit" yang menjangkiti manusia di abad ini. Padahal takut terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi adalah suatu kebodohan. Banyak orang takut terhadap usia yang mulai menua. Takut terhadap sakit-penyakit. Takut ditinggal pasangan hidup karena kematian. Takut terhadap kesepian meski ia tidak tinggal sendirian. Takut kehilangan mata pencaharian mewarnai orang yang mendekati usia pensiun. Dan banyak lagi berbagai ketakutan yang menghinggapi banyak orang. Pemazmur pernah mengalami ketakutan. la takut kepada lawan atau musuh-musuhnya karena mereka nyata ada di depan mata. Tetapi ia percaya bahwa Allah adalah sumber keselamatannya. Allah adalah terang jalannya. Oleh sebab itu ia tidak takut dan gemetar lagi. Allah menjadi jaminan pertolongannya. Bagaimana kondisi kita saat ini? Apakah kita mengalami ketakutan tertentu? Janganlah takut pada kematian. Jangan pula takut terhadap kesepian atau sakit-penyakit sebab Allah mampu dan senantiasa siap menolong kita. Dialah benteng kita. Hanya dengan beriman kepada-Nya sajalah rasa takut tidak dapat menguasai hidup kita. Buanglah ketakutan. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, terima kasih, untuk pemeliharaan-Mu sehingga aku tidak takut dan khawatir lagi. Aku percaya, bersama dengan-Mu ada jaminan keselamatan. Amin. (Dod).
Apr 22
3 min
Edisi hari Rabu, 22 April 2026 - Jalin relasi dekat dengan Tuhan
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 22 April 2026Bacaan: "Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi... dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah." (Kejadian 5:22; 6:9)Renungan: Pergaulan adalah hal yang menjadi kebutuhan manusia. Rasanya tidak mungkin kita hidup tanpa pergaulan. Dengan bergaul kita akan dapat hidup memberi dan menerima, saling menopang dan mendukung. Kita dapat mengenal orang lain lebih dalam, memahami suka-duka hidupnya, mengenal watak dan karakternya, sisi terang dan gelapnya. Bergaul itu baik, tapi kita diminta untuk bersikap bijaksana memilih pergaulan yang sehat. Sebab bergaul dengan orang yang tidak tepat, dapat menyeret kita dalam masalah yang besar, bahkan dapat menghancurkan hidup kita sendiri. Dua orang tokoh besar Perjanjian Lama, Henokh dan Nuh hidup bergaul dengan Tuhan Allah. Henokh panjang umur dan Nuh terpilih menjadi keluarga yang diselamatkan ketika dunia makin bertambah-tambah dalam dosa. Hidup bergaul dengan Allah membuat iman kita akan terus terpelihara. Pemazmur mengatakan "Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair" (Mzm. 63:2). Apakah kita juga selalu merindukan Tuhan dan bergaul akrab dengan Dia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku agar dapat memelihara dan menjalin hubungan yang akrab dengan-Mu. Amin. (Dod).
Apr 21
3 min
Edisi Hari Selasa, 21 April 2026 - Wujudkan Cinta Kasih Kepada Sesama
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 April 2026Bacaan: Kata Pilatus kepada imam-imam kepala dan seluruh orang banyak itu: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada orang ini." (Lukas 23:4)Renungan: Gediminas Kirkilas, salah seorang Perdana Menteri Lithuania harus membayar denda sebesar 290 euro. la tertangkap tangan merokok di tempat umum, di sebuah bar di Klaipedia. Kirkilaslah yang mengusulkan larangan dikenakan denda bagi orang yang merokok di tempat umum. Ia tidak memungkiri pelanggaran yang dilakukannya dan ia segera membayar denda tersebut. Orang yang bersalah tentu harus menanggung sanksi yang berlaku. Kita kembali diingatkan akan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Mengapa Ia mau mati di kayu salib? Apakah la melakukan kesalahan? Sama sekali tidak benar! la mati justru karena menanggung dosa dunia ini. Ketika la diadili oleh Pontius Pilatus, di hadapan para imam kepala dan orang banyak, Pilatus berkata: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada orang ini." Namun orang banyak tetap menghukum Yesus dan menyalibkan Dia. Ya, betapa pun Tuhan Yesus tak bersalah, la menerima kematian di kayu salib sebagai hukuman. Hanya karena cinta-Nya demi keselamatan umat manusia, la menerimanya. Adakah cinta kasih kita kepada-Nya sebesar cinta kasih Tuhan Yesus kepada kita? Mari kita wujudkan cinta kasih itu kepada sesama kita. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, terima kasih atas cinta-Mu yang begitu besar padaku sehingga Engkau mau mati untukku. Ubahlah aku untuk hidup lebih baik lagi sehingga aku dapat menghargai pengorbanan-Mu di kayu salib. Amin. (Dod).
Apr 20
3 min
Load more