Ekspektasi dan Kenyataan
Ekspektasi dan Kenyataan
Annisa Dewanti Putri
Resketsa Ft. Shinta Amalina Sebuah Musikalisasi Puisi tentang kehidupan dan angan. Suara: Shinta Amalina Naskah : Annisa Dewanti Putri
Elke Devinna dan Sekolah Sihir Penuh Mantra
Sebuah Podcast dari kisah dokumen rahasia yang dipublikasi 25 Mei 2019 lalu. Skrip: Resktesa Suara: resketsa musik: Piano Cover Resktesa (Roller Coasterr, Jonas Brother)
May 22, 2020
7 min
TANPA TANDA JASA, YANG TERTINGGAL (March Ft. Ramstakim Ft. Resketsa)
TANPA TANDA JASA, YANG TERTINGGAL Saban waktu, kita pernah bertatap lugu Tanpa tahu, siapa yang muncul dari balik pintu Di depan kelas, seseorang itu berdiri Tepat di hadapannya, kamu terduduk rapi Perkenalan singkat kemudian terjadi Hangat keakraban perlahan menyelimuti Sebagian besar menyambut haru Sisanya terdengar membisu Sejak hari itu, Kamu sudah mengenal sosok guru Yang membagi ilmunya dengan senang hati Juga pengalamannya yang berarti Walau terkadang ditemui Kepalamu menyandar di buku ekonomi Atau asyik bicara dengan teman sebangku Saat jam belajar tengah merayu Kalau ditegur, berarti pertanda rindu Perhatian yang tulus buat kamu Bukan untuk ditakuti Bukan untuk jauh dimusuhi Kamu harus beranjak dan berlari Mengejar cita-cita yang tinggi Biasakanlah untuk menyisih uang saku Lalu datanglah ke toko buku Pergilah ke dunia khayalmu Bukan berkenang tentang masa lalu Bacalah berita di koran pagi Catatlah yang terdekat sehari-hari Jangan tunda untuk bilang nanti Apalagi sampai keburu nyawa ini pergi Penyesalan memang seperti hantu Mengikuti langkahmu selalu Ijabsah itu belakangan, ijazah dahulu Berikanlah nilai bagus untuk ibu Lanjutkanlah hingga ke perguruan tinggi Hingga jauh menyeberangi provinsi Kamu harus bangga pada diri sendiri Yang terlahir sempurna hati Bersyukurlah kepada Allah selalu Sebab usia tidak ada yang tahu Begitulah nafas dunia; sesingkat itu Jadi, lekatkanlah karya di pundakmu Di antara nama yang abadi Terkelir di nisan makam yang sepi Tak pernah ada, guru meminta diberi Imbalan jasa berupa materi Yang penting, kamu menyusul sang guru Dengan menggapai impian satu per satu Terima kasih, teruntuk semua anak-anakku Dan siapapun yang berada di situ Di sekolah tercinta, di tempat ini Begitu banyak cerita lekat menghampiri. 2016 Naskah : Ramstakim (Rahmat Mustakim) Suara: March (Marchela Atrisia) Musik: Resketsa (Annisa Dewanti Putri)
May 3, 2020
3 min
Wuhan dan Negeriku (Shinta Amalina Ft. Resketsa)
Suara dan Naskah: Shinta Amalina Musik: Annisa Dewanti Putri Wuhan dan Negriku Wuhan Kota tempat kami menaruh sejuta harapan Memulai langkah baru kami dalam perjuangan Mencoba mewujudkan mimpi yang awalnya tampak sebatas angan Disanalah kami meninggalkan hati kami karena nyaman Wuhan Kau berhasil mengantarkan kami mewujudkan mimpi Namun entah kenapa kami kini takut merasa sepi Karena kami akan melangkah jauh darimu yang ramai Tapi ku tak kan takut karena dengan mengenangmu hati kami terasa damai Wuhan Dulu namamu tak di kenal Tapi kini kau menjadi terkenal Ujian kini kau hadapi Percayalah engkau tak sendiri Wuhan Disanalah kami bertemu kawan Tapi kini tampak seperti lawan Dulu kita saling menguatkan Namun kini tampak saling menyalahkan kemudian melupakan Wuhan Kata orang kota juang kami terkena azab Tapi apakah kita sudah menjalankan sila Ke-2, Kemanusiaan yang adil dan beradab Bisakah sedikit saja menumbuhkan rasa empati Namun kenapa malah memaki Tumbuh disana tak pernah membuat kami malu Justru keadaanmu sekarang yang membuat kami pilu Wuhan Kini kau perlahan tersenyum Perjuanganmu akan kami simpan dalam memori album Tapi kini negriku yang perlahan bersedih Seperti inikah rasanya, perih Negriku Sedikit saja kita berkaca dan belajar dari mereka Yang lebih dulu merasakan perihnya luka Berjuang tak henti dan kemenangan mulai terbuka Mari kita menjaga jarak bukan berarti melupakan tapi menikmati kelak yang berbahagia Negriku Dulu kita menyudutkan mereka disaat jerit tangis tiada henti Bukan perkara siapa mereka dan kita, namun ini perkara hati Mereka perlahan menang, tapi tak lupa mengulurkan tangan mengirimkan bantuan Juga kita, kepada merekalah kita meminta pertolongan Negriku Bukankah ini cukup memberikan bukti memanusiakan manusia Karena sejatinya kita melangkah bersama tak pernah sia-sia Bahkan takdir kita tercipta dalam satu benua, Asia Harapku bukan hanya sesaat, namun seutuhnya menjaga persatuan Indonesia Jika aku diberi kesempatan lagi dan semua kembali seperti dulu, akan ku langkahkan lagi kakiku dari negriku, tanah air Indonesia, menuju engkau yang selalu menenangkan hati ini, membesarkan perempuan ini, menujumu, Wuhan. Di tulis oleh seorang perempuan yang lahir di tanah air Indonesia dan juga merajut cerita dan kisah di Wuhan. Namun hatinya tumbuh, besar dan melekat di Wuhan dan Negriku, Tanah Air Indonesia -Mba Ita- Jum’at, 20 Maret 2020 12.30pm Sedang karantina mandiri di D’Java residence, Cikarang
Mar 21, 2020
3 min
Ekspektasi dan Kenyataan (Resketsa Ft. Shinta)
Resketsa Ft. Shinta Amalina Sebuah Puisi tentang kehidupan dan angan. Suara: Shinta Amalina Naskah : Annisa Dewanti Putri Musik: Annisa Dewanti Putri
Mar 16, 2020
1 min
Ekspektasi dan Kenyataan (Resketsa Ft. Shinta Amalina)
Resketsa Ft. Shinta Amalina Sebuah Musikalisasi Puisi tentang kehidupan dan angan. Suara: Shinta Amalina Naskah : Annisa Dewanti Putri
Mar 16, 2020
1 min