DeepTalk #WhenTalkingIsCuring
DeepTalk #WhenTalkingIsCuring
studybuddy.co.id
MITOS LARANGAN PERNIKAHAN BEBERAPA SUKU
15 minutes Posted Nov 18, 2022 at 6:57 am.
0:00
15:03
Download MP3
Show notes

• Siti Silfi Farhana 220210102034

• Adinda Nikmatul Maula 220210102081


Selama ini masih banyak masyarakat yang berpegang pada kepercayaan bahwa ada

suku yang satu dengan suku yang lainnya tidak boleh melangsungkan pernikahan. Contohnya

yaitu pernikahan antara suku sunda dengan suku jawa dan pernikahan suku madura dengan

suku Dayak.

larangan pernikahan antara Suku Jawa dan Sunda yang menjadi mitos dalam

kehidupan. Mitos ini konon berkaitan dengan sejarah tentang Perang Bubat. Perang ini terjadi

saat Prabu Hayam Wuruk hendak meminang Dyah Pitaloka, namun pada saat perjalanan dari

sunda ke majapahit untuk melangsungkan pernikahan rombongan putri dyah pitaloka

diserang oleh pasukan patih gajah mada dan terjadilah peperangan. Lantaran sang ayah gugur

dalam peperangan terssebut, Dyah Pitaloka pun sedih hingga melakukan bela pati atau bunuh

diri untuk membela kehormatan kerajaannya. Kisah tersebut menjadi salah satu alasan

munculnya mitos larangan pernikahan Suku Jawa dan Sunda. Tepatnya pria Jawa dengan

wanita Sunda.

Pernikahan antara Suku Dayak dan madura tidak diperbolehkan karena dulunya ada

suatu konflik antara kedua Suku tersebut yaitu konflik Sampit. Konflik Sampit pada tahun

2001 bukanlah insiden pertama yang terjadi antara suku Dayak dan Madura. Sebelumnya

pada tahun 1930 dibawah program transmigrasi yang diadakan oleh pemerintah kolonial

belanda sudah mulai muncul konflik ini. Pada tahun 2000, transmigran dari madura sudah

mendominasi 21% populasi kalimantan tengah. Suku Dayak mulai merasa tidak puas dengan

datangnya Suku Madura. Hukum baru juga telah memungkinkan warga Madura memperoleh

kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi tersebut, seperti perkayuan,

penambangan, dan perkebunan. Hal tersebut menimbulkan permasalahan ekonomi yang

kemudian menjalar menjadi kerusuhan antarkeduanya. Puncak kerusuhan terjadi pada 2001,

dimana awal mulanya adalah ketika salah satu rumah warga Dayak terjadi pembakaran yang


dirumorkan warga madura lah yang menjadi pelaku pembakaran rumah tersebut. Dilanjutkan

dengan pembalasan warga Dayak yang juga membakar rumah rumah warga orang madura

---
Support this podcast: https://podcasters.spotify.com/pod/show/talkingiscuring/support