Show notes
Berat, sungguh sangat berat, sulit melangkahKaki ini seperti berakar ke dalam tanahBukan hanya sulit melangkah, bahkan buta arahHanya berharap kau menjadi penuntun arahNafsu ini masih tidak mau mengalahMeski berdarah darah dan tubuh sudah lelahTidak ingin kembali meski hati terluka parahMasih ingin mengejarmu. Aku tidak menyerahKemana? Kemanapun terserahJangan biarkan aku sendiri berlumur darahKenapa? Kenapa tatapanmu tajam menusuk bagai panah?Tolonglah beri harapan agar ku tak menyerahKatakan sesuatu! Aku tak akan membantahTak akan ku biarkan ceritaku menjadi alkisahJika kau ingin pergi tidak akan kucegahSelesai! Hatiku menjadi berbongkah bongkahDitulis oleh @anggaganugrahaDisuarakan oleh Hanifah Putri (puisi terbang)***--- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/tersedaksajak/messageSupport this podcast: https://podcasters.spotify.com/pod/show/tersedaksajak/support



