Show notes
Merenungkan fenomena kehebatan para ulama di atas, mungkin benar kata Thomas Alfa Edison, sukses itu 1% bakat/kecerdasan, 99% sisanya adalah kerja keras. Adagium ini ia buktikan sendiri. Konon Edison menjadi penemu lampu pijar (listrik) setelah melakukan percobaan tidak kurang 1000 kali!Kata-kata bernas Edison di atas sering dikutip oleh para motivator dan trainer saat ini. Sayang, kata-kata sarat hikmah ini sering hanya dikaitkan dengan orientasi-orientasi yang berdimensi duniawi dan profan; jarang dikaitkan dengan orientasi-orientasi yang lebih berdimensi agamis dan keilmuwan. Padahal apa yang ditegaskan Edison sebenarnya telah dipraktikan oleh para ulama besar Islam generasi salafush-shalih terdahulu, sebagaimana sedikit kisahnya terpapar di muka.Bagaimana dengan kita? Berapa puluh atau ratus kali kita mengulang membaca Kitab Nizham al-Islam, Nizham al-Hukmi fi al-Islam, An-Nizham al-Iqtishadi fi al-Islam, dan puluhan kitab lainnya yang merupakan aset berharga yang kita miliki? Tampaknya, mayoritas kita telah merasa cukup kitab-kitab itu dikaji satu atau dua kali hanya dalam halaqah mingguan. Pantaslah jika kita tak akan pernah bisa menjadi orang-orang hebat seperti mereka.



