Show notes
Hi Kawan Pendengar Surabaya Unboxing Podcast!Episode Podcast kali ini sangat menarik, karena kita akan mendengar kisah Ibu Susana “Menjadi Petani di Surabaya”. Dan bagaimana Pemkot Surabaya menghidupkan sektor pertanian, yang secara gamblang disampaikan Ibu Antin. Serta bagaimana pengamatan seorang Bung Fajar, peneliti bisnis andalan kita, apakah bertani di Surabaya cukup menjanjikan?***Di daerah pedesaan, jumlah petani tiap tahun berkurang, terlebih tidak ada penerus yang bercita-cita menjadi petani dalam sebuah keluarga. Tenaga mudanya meninggalkan wilayah mereka untuk mencari pekerjaan di kota. Bahkan para petani yang saat ini masih tersisa, hanya sekedar mempertahankan hidup, belum berupaya melakukan peningkatan kesejahteraan. Kurangnya dukungan pemerintah ataupun bantuan dana desa bisa menjadi alasannya.DI kota besar seperti Kota Surabaya, pembangunan gedung dan perumahan sangat marak, yang akhirnya berdampak pada berkurangnya lahan bercocok tanam. Sempitnya lahan bukanlah alasan untuk tidak berinovasi.Pemerintah Kota Surabaya membuat terobosan untuk tetap bisa bertani di lahan yang terbatas. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), melakukan program pemberdayaan masyarakat, dengan terus mengembangkan pelaksanaan kegiatan pertanian kota (urban agriculture). Urban agriculture berperan juga mengurangi angka kemiskinan serta peningkatan ekonomi MBR.***Kami tunggu kritik, saran, pertanyaan, atau sekedar say hi! kamu di [email protected] atau voice message di https://anchor.fm/surabaya-unboxing/message


