Renungan Pagi
Renungan Pagi
GPdI Ujung Menteng
Menatap 2021 dengan Syukur dan Penuh Kegembiraan
5 minutes Posted Jan 7, 2021 at 1:14 am.
-26
-28, Dia menambahkan : Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya!
0:00
5:26
Download MP3
Show notes
Renungan pagi :
MENATAP 2021 DENGAN SYUKUR DAN PENUH KEGEMBIRAAN
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?
Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain? Lukas
Apakah yang dimaksud dengan “barang yang paling kecil” yang kita tidak sanggup membuatnya? Firman Tuhan menjelaskan, yaitu, menambahkan sehasta saja pada jalan hidup kita. Jika ditafsirkan jalan hidup kita adalah umur kita di dunia ini, maka tidak ada seorangpun yang sanggup menambahkan walau satu jam, satu hari, atau satu tahun ke dalamnya. Apalagi dengan menguatirkannya. 
Jika ditafsirkan sebagai menambahkan tinggi badan kita, panjang dan pendeknya kaki atau tangan kita, tetap saja tak seorangpun dapat menambahkan biar hanya sehasta atau sejengkal saja. Hal-hal ini adalah sesuatu yang mustahil bagi manusia, tetapi Tuhan mengatakannya sebagai sesuatu yang “paling kecil”, karena bagi Dia tidak ada yang mustahil.
Dia yang telah memberikan hidup dan menciptakan tubuh kita, tanpa campur tangan kita sama sekali, maka  menambahkan umur atau menumbuhkan tubuh kita bukanlah perkara yang sukar. Jadi, apa yang tidak bisa kita buat ternyata Tuhan memandangnya  sebagai perkara yang paling kecil.
Saudaraku,  Dialah yang mengatur hidup kita karena Dialah pemilik-Nya. Dialah juga penyelenggara hidup kita karena kita sendiri tidak sanggup untuk menyelenggarakannya. Dia adalah penyelenggara hidup kita karena Dialah yang memberikan segala sesuatu yang kita perlukan dan bagaimana caranya kita mendapatkannya. Dia memberikan kepada kita hikmat, akal budi, kesanggupan untuk bekerja, sehingga olehnya kita dapat makan, bahkan beroleh kekayaan. 
 
Umur dan kesehatan Dia anugerahkan, pertumbuhan dan fungsi tubuh yang baik serta pengaturan di dalamnya sesungguhnya menjadi maha karya tangan-Nya di dalam hidup kita. Karena itu di dalam Lukas
Tuhan memerintahkan kita untuk memperhatikan pemeliharaan-Nya terhadap bunga bakung yang tidak memintal dan menenun, tetapi yang didandani sedemikian rupa, sehingga Salomo dengan segala kemegahannya pun tidak pernah berpakaian seindah bunga bakung tersebut. Padahal mereka mekar hari ini tetapi besok sudah dibuang ke dalam api. Saudaraku, kita jauh melebihi bunga bakung, karena kita ada untuk sebuah kekekalan, kekekalan bersama dengan Tuhan. Kita kuatir karena kurang percaya.
Adalah bodoh menguatirkan sesuatu yang Tuhan sendiri dengan tegas mengatakan bahwa hal itu tidak dapat menambah biar sehasta saja pada jalan hidup kita. Terlebih menguatirkan apa yang akan kita makan dan apa yang kita akan pakai. Semua itu dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.
Mari kita bertindak sebagai orang yang percaya! Bagaimana caranya? Dengan mencari terlebih dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. Menjadikan Tuhan dengan segala perintah dan kehendak-Nya sebagai hal terutama dan pertama. Apakah perintah-Nya? Salah satunya, pergi, jadikanlah semua bangsa murid-Nya. Barangkali inilah perintah yang paling sering dilalaikan oleh banyak orang percaya. 
Kita tatap 2021 dengan syukur dan penuh kegembiraan untuk melaksanakan misi Tuhan, jadikan semua bangsa murid-Nya!