Renungan
Renungan
Josua Butar
Jendela Kaca
3 minutes Posted Jun 11, 2020 at 11:20 am.
0:00
3:38
Download MP3
Show notes
Jendela kaca
Dikala wajah langit ditelan sore
Kilau jingga mengetuk jendela kaca yang tretutup,
Mata ku masih bersisa butir hujan,
Menatap kepada bunga layu dibakar terik
Tiada lagi air memeluk akar nya yang menangis
Air mata memang selalu jujur,
bahwa aku dan bunga adalah senasib,
Yang dulu indah, dan akhirnya terbuang bahkan sebelum tangan melambai,
Jendela kaca hanya terdiam bisu,
Tidak ada alasan baginya mengusir angin,
Yang tergopoh memaksa masuk menghibur ku, mengajak menerbangkan layang-layang penyesalan,
Tapi aku tak kunjung lepas dari jeruji bayang, dan sesal amarah masih menjajah hati
Barangkali tak lagi mungkin sekar harum tersenyum,
Di taman kecil, rumput liar enggan bercerita cinta
Karena hati terlanjur repuk sedemikian,
Jendela kaca tetap menutup, menunggu untaian mimpi di ranting malam..
---
This episode is sponsored by
· Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
---
Send in a voice message: https://anchor.fm/josua-butar/message
Support this podcast: https://anchor.fm/josua-butar/support