Assalamualaikum Wr. Wb Sudah sepatutnya dunia pendidikan baik dari jenjang yang paling rendah hingga jenjang yang palin tinggi menjauhkan sifat - sifat arogansi dalam lingkungan pendidikan. Sering sekali di jumpai bahwa arogansi tersebut berbentuk sebuah kekerasan fisik, seperti yang akhir - akhir ini meninpa saudara kita yaitu salah seorang mahasiswa UNS (Universitas Negeri Surakarta) yang tergabung dalam organisasi MENWA (Resimen Mahasiswa), dimana teman seperjuangan kita ini lagi-lagi harus menjadi korban kekerasan fisik bahkan hingga meninggal dunia. Bentuk kekerasan fisik yang sering di balut dengan dalih pendidikan mental haruslah kembali di kaji oleh pihak yang berkaitan bilamana kejadian seperti ini tidak ingin terjadi kembali layaknya sebuah tradisi yang terus menerus menelan korban. Sikap sebuah institusi pendidikan yang membiarkan adanya sebuah kekerasan dalam lingkunganya juga salah satu bentuk arogansi yang ada di dunia pendidikan. Nah di episode sepesial kali ini, kita akan membahas nih tentang kekerasan yang ada di dunia pendidikan melalui kasus yang akhir - akhir ini menjadi perbincangan di lingkungan kampus, dan kita gak sendirian loohh, kita di temani bersama rekan - rekan mahasiswa UNS dan juga LBH SORATICE (Solo Raya Justice) dalam membahas kasus ini. Untuk lebih lengkapnya bisa kalian simak secara utuh ya sobat podlaw hehe, terimakasih. Wassalamualaikum Wr. Wb

