Show notes
Gerakan BLM memicu banyaknya diskusi soal rasisme di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indoesia. Banyak warga net yang mendesak para influencer, salah satunya Anya Geraldine untuk menggunakan pengaruhnya untuk meningkatkan kesadaran atas isu ini. Namun, apakah ketika seseorang memiliki followers yang banyak berarti Ia memiliki "kewajiban"/tanggung jawab untuk bersuara? Di Perspektif kali ini, @sellanatassya ikut berbagi pendapatnya mengenai dilema tersebut serta melihat lebih lagi peran seorang influencer di dalam media sosial.



