Show notes
Beberapa minggu lalu, banyak orang, termasuk public figure dan content creator ternama dari Indonesia, mengecam konten prank dari seorang youtuber dimana Ia membagikan paket sembako yang ternyata berisi sampah dan batu bata. Walaupun tidak persis sama, konten-konten "sampah" atau orang-orang yang sekedar ingin mencari sensasi lewat kontroversi sering sekali kita temukan di media sosial. Lantas, bagaimana seharusnya kita menanggapi hal tersebut? Di Perspektif kali ini, @fernaldy_sugianto membahas pemikirannya tentang motif dibalik konten-konten serupa dan membagikan tipsnya dalam menanggapi hal tersebut yang semoga bisa mengurangi kadar konten negatif di media sosial.



