Show notes
Dinamika relasi sangat umum terjadi pada setiap relasi yang dibangun oleh manusia sebagai mahluk sosial. Relationship tidak terbatas pada konteks hubungan emosional percintaan juga tentang persahabatan, pertemanan, pekerjaan bahkan relasi dengan alam dan mahluk lainnya. Hanya saja sering kali kita dibuat rumit dengan toxic yang membuat hubungan tidak sehat. Bagaimana seharusnya kita membuat relationship yang baik dan sehat? Bukankah kesehatan dalam berelasi membuat kita menjadi bahagia?Bagaimana pula menyikapi hubungan yang sehat pada situasi social distancing? Merespon sebuah momentum International Day of Happinness, kita membuka ruang diskusi untuk mengupas bagaimana makna relasi yang sehat, dan baik.|BersamaMuhammad Rezza Septian, M.Pd.Akademisi/Praktisi Pendidikan | Rekaman ini dilakukan secara jarak jauh, mohon maaf jika ada gangguan suara, semata-mata hanya untuk menyikapi social distancing dan WFH | FYI, tadinya diskusi ini akan dilakukan pada tanggal 21 Maret 2020 tetapi karena kondisi sedang tidak memungkinkan, maka kami ganti dengan podcast.

