Show notes
Sakae Tsuboi menunjukan melalui perkembangan kedua belas pasang mata anak yang polos, tentang kekejaman serta ketidakmanusiawian perang modern. Pandangan cinta damainya mungkin agak terlalu naif, dan hanya didasarkan pada kebencian akan perang serta kecintaan pada umat manusia, justru karena itulah dia berhasil menjadikan novel ini sebagai karya yang menyentuh dan meyakinkan.--- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/maripadabaca/message



