Show notes
Duniaku terasa seperti panggung teather, di mana aku adalah marionette-nya, sedangkan Ia, yang Maha Kuasa adalah pengatur segalanya. Bukannya aku tak percaya, tetapi mengapa rasanya seolah Tuhan tak mendengar jeritan marionette yang hanya ingin bebas dari problematikanya? Tolonglah, sejenak saja. Aku ingin bernapas.

