Ir. Suharyono mengupas UPBS (Unit Pengelola Benih Sumber) di Balitjestro. Menurut survei Tim UPBS, 80% kondisi BF dan BPMT yang ada di berbagi daerah, khususnya yang dibawah pengelolaan dinas pertanian setempat kurang terawat. Namun, kabar baiknya beberapa daerah seperti di Purworejo Jawa Tengah yang sebelumnya memproduksi benih sebar jeruk dalam jumlah besar dan tidak berlabel, (sekitar 1 juta benih tiap tahunnya), saat ini sudah tertib dan terus berbenah. Hal ini berkat program Dirjend Hortikultura dan Balitbangtan yang menyediakan BF dan BMPT untuk penangkar. Sejak tahun 2005, Balitbangtan, telah menempatkan kegiatan UPBS sebagai kegiatan unggulan dalam membantu ketersediaan benih tingkat nasional. Seiring dengan program pemerintah dalam revitalisasi sektor perbenihan, ketersediaan benih unggul bermutu akan sangat mendukung dalam program tersebut.



