Kini banyak orang yang membawa japamala atau yang di agama lain populer dengan sebutan tasbih. Benda yang melingkar itu lebih sering terlihat dikalungkan di leher. Bukan hanya di kalangan para sulinggih dan pemangku, umat Hindu yang masih berstatus walaka juga banyak membawanya. Tak ada larangan atau sebaliknya tak ada keharusan memakai japamala. Benda ini sudah umum dijual di berbagai toko aksesoris yang menyediakan lambang-lambang dan simbol Hindu.
Tapi apakah japamala itu? Sebuah kalung yang berisi 108 biji untuk japamala yang berukuran normal. Orang lebih sering menyebutnya genitri lantaran biji yang dipakai dalam japamala itu lebih banyak berupa buah genitri.
Lalu Genetri maknanya apa ?
Apa hanya buah Rudraksha saja yang bisa dipakai ?
kasiatnya apa ? Pohonnya langsung dari air mata Dewa Siwa ?
selengkpanya dijelaskan oleh Ajik Dewa Ketut Suratnaya : https://youtu.be/DUCMdrmxHbI
#Genetri #literasihinduindonesia

