Pernah dengar Forbidden rice dari Buton Utara?
Itulah wakombe, beras hitam kaya gizi yang konon terlarang bagi rakyat jelata. Dahulu kala Hanya anggota keluarga kerajaan yang boleh menyantapnya.
Beras ini ditanam secara organik yang diwariskan secara turun temurun selama 400 tahun.
Buton Utara yang dikenal sebagai virgin land karena lahannya alami, tidak ada industri maupun areal pertambangan di sekitarnya.
Keadaan lahan alami ini menjadikan Buton Utara disebut-sebut ebagai satu-satunya kabupaten organik di Indonesia.
Selain wakombe, Buton Utara juga menghasilkan jenis beras organik lainnya. Seperti wakacinda (beras putih), warumbia (beras coklat), dan wakawondu (beras merah).
Beras berkuaitas ekspor ini telah teruji di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan tahun 2020 beras ini mulai diekspor ke melbourne Australia.
Saat ini beras hitam wakombe dan beras merah wakawondu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya masyarakat lokal. Beras ini wajib tersaji pada acara ritual maupun keagamaan “Haroa”. Sebuah acara untuk memanjatkan doa yang disertai dengan acara makan-makan sebagai ungkapan rasa syukur.
Ingin cicipi beras organik istimewa ini ?
Tak perlu lagi jadi sanak keluarga raja ya…
Sumber Berita :
Kemendesa PDTT, Koperasi KONAMI Bina Sejahtera Buton Utara
Narasi dan Video :
Berita Semenit

