Ruang Samarindu
Ruang Samarindu
Hermansyah Pratama
Cinta dalam samaran duniawi, mengharuskan manusia patah hati, dan jatuh pada apa yang disebut kebuntuan berfikir cinta akan Tuhan.
Jarak tidak pernah salah
Sebab, tindak dari segala genting adalah kita empunya. Aku pernah tinggal di dadamu; menjadi segumpal perih dari hati yang kau bagi.
Jul 25, 2020
3 min
Tentang yang ditentang kepala sendiri
Kamu hanya perlu menemukan manusia yang mampu menatapmu dari sudut pandang yang tak pernah dipandang oleh kebanyakan orang.
Jul 7, 2020
2 min
Aku atau bukan, itu bukan lagi porsiku.
Meski pada kemungkinan terburuk adalah kealfaanmu pada rute menantiku, kutitahkan pada diri ini untuk tidak menyalahkanmu atas tepuk tangan yang tak sempurna.
Jun 5, 2020
3 min
Apa kabar dengan hati?
“Sampai jumpa, selamat bertemu dikebetulan selanjutnya.”
May 27, 2020
3 min
Merayu Tuhan
Tenang, ini bukan main belakang namanya, tapi aku maju langsung pada baris paling depan.
May 18, 2020
3 min
“Jalani Saja”
Pada akhirnya “jalani saja” menjadi “alat” bagi kita untuk berbuat sesuka hati, tanpa hati-hati, dan tanpa menjaga hati.
May 15, 2020
2 min
Saatnya aku merapal
Tak adanya hadirmu adalah keadaan yang terburuk saat ini. Aku susah, kamu tak ada. Kamu meninggalkanku. Aku terbiasa diberi kasihmu. -Ameili Saputeri-
May 13, 2020
2 min
Bilangnya sih sayang, tapi hobinya mengekang
Bukan, bukan hanya dalam bentuk kamu membatasi lingkungannya, tetapi dengan mendikte yang tanpa sadar ternyata keras membuatnya tidak lagi nyaman untuk menjadikanmu tuju dari segala perjalanan.
May 10, 2020
4 min
Suara dari per~EMPU~an
Semoga segala bentuk suka cita memelukmu dengan segera
May 9, 2020
1 min
Mari patah hati!!!
Bukan cuma kasmaran yang harus disyukuri, sembilu juga punya hak untuk disertakan pada kata terima kasih.
May 4, 2020
4 min
Load more